- makan untuk hidup, tapi hidup bukan untuk makan saja -

Sayur Bayam Tidak Boleh Dimasak 2x, Berbahaya? Benarkah?

Kenal dengan Popeye The Sailor? Dia akan menjadi jauh lebih kuat ketika makan sekaleng bayam. Brutus yang berbadan besar dapat dengan mudah dihajar dan terpental jauh.

Beredar informasi bahwa masakan olahan bayam, dalam sayur bayam ini tidak boleh dimasak dua kali bahkan lebih, karena akan beracun. Benarkah seperti itu?

Informasi ini beredar di masyarakat dan banyak yang percaya dan tidak. Nah kali ini mimin coba sharing di sini mengenai informasi ini. 

Bayam yang punya nama lain Amaranthus merupakan tumbuhan yang termasuk kategori sayuran yang berasal dari Amerika 🇺🇸. Tapi kini bayam sudah ada dimana-mana.

Bayam punya banyak kandungan gizi seperti vitamin K, vitamin A, vitamin B2, vitamin B6, vitamin E, vitamin C, mangan, folat, tembaga, pottasium, sodium dan kalsium. Selain itu bayam juga mengandung zat besi. Itu semua baik untuk tubuh manusia. 

Ilustrasi bayam • source: 8villagers

Namun meski sekedar sayuran biasa, namun untuk mengolah bayam juga harus dengan cara yang benar. Bayam juga punya kandungan nitrat, dimana nitrat (NO3) ini akan muncul setelah beroksidasi dengan udara menjadi nitrit (NO2). Nitrit sendiri punya sifat tidak berwarna, tidak barbau namun beracun.

Ditandai dengan  warna bayam yang menghitan karena proses oksidasi ini. 

Dampak racun ini adalah kepada sel darah merah, atau hemoglobin. Ikatan nitrit yang berlebihan akan mengurangi kemampuan hemoglobin mengikat oksigen dalam darah. 

Bayam harus langsung segera diolah ketika sehabis dipetik, olahlah seketika masih segar dan konsumsilah sesegera mungkin, ketika masih hangat, jangan diamkan hingga berjam-jam

Ketika memasak kembali sayur bayam yang telah dimasak sebelumnya namun telah didamkan beberapa jam, akan membuat kandungan ferro (Fe+2) akan menjadi ferri (Fe+3). Karena ferri bersifat racun.

Ini semua terjadi jika berlebihan, akan menjadikan racun dan berdampak langsung bagi tubuh. Jika itu terjadi barulah akan sangat mematikan. 

Meski begitu, haruslah dipahami kondisi ini agar kita paham bagaimana mengolah bayam yang baik dan benar agar kandungan gizi di dalamnya bisa dimanfaatkan tubuh. 


Pada faktanya mengakali kondisi ini, jika terpaksa harus memanaskan sayur bayam yang sudah kita masak, pastikan kondisi sayur bayam masih hijau, jika warnanya sudah kehitaman sebaiknya jangan diolah kembali. 

Panaskan hanya sekedar menghangatkan saja, agar lebih nikmat dimakan. Meskipun cara ini jelas akan memancing efek oksidasi dan berkurangnya kandungan gizi pada bayam tersebut.

Jadi, pada intinya selama tidak berlebihan, semua akan baik-baik saja. Jika terpaksa dilakukan pun, jika hanya sesekali karena abaikan, lalai atau lupa, masih bisa ditolerir. Namun, ketika kita sudah tahu bagaimana sebaiknya bayam ditangani, kita akan lebih cermat lagi mengolahnya. 

Tak perlu khawatir dengan embel-embel racun yang membuat kita takut dalam mengolah. Kita hidup bersama dengan bahan-bahan kimia, baik yang alamiah maupun yang sintetis. Tapi jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan masih bukan kategori racun berbahaya, itu masih aman. 

Hoax yang muncul karena miss informasi akan menyesatkan. Untuk itu banyak pemahaman dan logika berpikir akan membantu kita mengelola informasi agar tak termakan hoax.

Semoga informasi ini bermanfaat buat sobat gaksukalapar.id. Sekian informasi ini disampaikan, happy cooking. SSDK. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ini tempat untuk berinteraksi, ketika ada ide yang lain atau sumbang saran, di sini tempatnya. Salam kenal sebelumnya :)

Adbox