- makan untuk hidup, tapi hidup bukan untuk makan saja -

Penyetan Sambel Bawang, Tahu Susu dan Tempe Goreng

Lagi (lagi) goreng, lagi (lagi) penyetan nyambel. Menu ngirit betul pokoknya. Gak begitu sehat sih ya menu goreng²an terus belakangan ini. Ya setidaknya mimin bisa dan harus bertahan sampai akhir bulan.

Maret merupakan bulan yang relatif panjang, jadi perlu ketahanan pangan dan anggaran yang cukup untuk mengarungi bulan ini supaya sampai dengan 'selamat' diakhir bulan pas nanti gajian lagi.

Full sebulan ini mimin sudah stay di home stay yang baru dan hampir hari² mimin di sini diisi dengan aktivitas masak-memasak demi mencukupi kebutuhan pangan.

Alhasil ya bisa dilihat beberapa waktu kebelakang ini mimin rajing ngepost aktivitas masak-memasak dengan lauk seadanya, alakadarnya, rata² didominasi dengan menu gorengan dan tumis-tumisan, karena itu yang paling simpel dengan bahan yang ada. Maklum kreatifitas mimin belum terasah.

______
Tadi sepulang kantor mimin mampir pasar, belanja. Niatnya hanya belanja tahu dan tempe. Tahu paling 2rb dapet lah, tempe paling berapa sih.

Eh taunya, yang jual tahu langganan habis, alhasil cari tahu di tempat lain, dapat tahu diplastikin, taunya tahu biasa, ternyata tahu susu, pantesan seplastik itu dihargai Rp 5.000,-. Lalu kemudian cari tempe, ternyata sekarang tempe ya mahal, sebatang panjang itu dihargai Rp 5.000,-

Rencana bahan makanan itu akan mimin cukup²an untuk seminggu ke depan, ya mimin akan cari tambahan bahan lain hang sekiranya bisa awet bertahan lama.

Kurang sih menunya, coba ada lalapan sayurnya, entah rebusan brokoli, buncis atau kacang panjang, yang hijau² lah, itu pasti lebih afdol, biar gak terlalu kering gorengan.

Malam ini akhirnya mimin kembali buat yang simpel² saja, sayang sekali tanpa sayur, karena mimin gak ada duit tadi, ngepas, pilihannya beli sayur tapi gak bisa bayar parkir, atau sebaliknya.

Jadi menu makan malam kali ini adalah gorengan, yang mimin berikan sambel bawang sebagai penyetan atau pecek tahu tempe sambel.

Tahu susu dan tempenya mimin bagi dua, ada yang digoreng polos, hanya dibumbui garam, merica, ketumbar, lalu kemudian satu lagi adalah yang ditepungin.

Alhasil menu yang sangat sederhana itu mampu membuat mimin makan kenyang satu kali, ya kenyang sekali. Tahu sendiri porsi nasi mimin itu bisa dibilang banyak. Masak 2,5 cup sekali masak itu bisa habis dengan sekali makan. Kalau teman mimin dulu takaran segitu bisa buat 2-3x makan tapi buat mimin hanya sekali makan, padahal hanya lauk seperti itu, apalagi dengan lauk dengan kategori 'enak', bisa kurang itu nasi segitu, minim² 3,5 cup beras.

Catatan lagi, tahu susu itu memang enak, bahkan tahu tanpa dibumbui saja sudah enak walau hanya langsung goreng, renyah dan sudah gurih. Nyaris digado itu tahu susu yang mimin goreng, tapi untungnya mimin mampu menahan diri. Tapi tetep ada yang digado juga, dicemilin nyambi masak.

Segitu saja deh sharing mimin malam ini. Belakangan memang postingan mimin di gaksukalapar.id ini jadi seperti berisi curhatan ya 😌🤭, harap maklumi ya. Soal menu² recook, resep² atau cemilan² mimin buat tiap akhir pekan.

Sampai jumpa dipostingan berikutnya lagi, selamat makan malam, happy cooking for your family, keep healthy. SSDK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ini tempat untuk berinteraksi, ketika ada ide yang lain atau sumbang saran, di sini tempatnya. Salam kenal sebelumnya :)

Adbox