- makan untuk hidup, tapi hidup bukan untuk makan saja -

Chocolatos & Indocafe Ditubruk Bareng, Jadi Apa?

Malam ini saya kembali iseng bikin minuman pahit, supaya bisa merasakan pahitnya kehidupan #ehdalah.

Jadi pas iseng ke salah¹ swalayan di daerah saya tinggal, mampir ke perabot² rumah tangga, eh liat gelas sloki kecil. Isenglah beli apalagi harganya murah cuma seribuan.

Sampai kos, muncul ide aneh², ah coba buat seduhan hot chocolatos gitu, apalagi di sini habis hujan, kayanya seru nyeduh coklat dengan takaran sloki. Tapi lihat juga ada kopi, hmm gimana kalau keduanya di-mix?

Hasilnya seperti yang bisa dilihat didokumentasi di bawah ini:


Alhasil melihat stok dilempari ransum ada Chocolatos dan Indocafe, isenglah saya malam ini buat Chocolatos & Indocafe ditubrukin, jadi apa kira²?

Saya gunakan teko ajaib untuk merebus air, supaya bisa ditakar suhu panas airnya. Saya gunakan air panas dengan suhu 80°C.

Coklat bubuknya 10 gram dan kopinya 1 gram kurang lebih ya.

Oh ya untuk takaran coklat bubuknya saya gunakan 10 gram, lalu kemudian untuk coklatnya saya gunakan hanya 1 gram saja.


Lalu airnya saya gunakan 46 ml masing², soalnya keduanya ditotal sekitar 92 ml air panas dengan suhu 80°C.

Pas diseduh, memang Indocafe fine blend ini selalu memberikan ceramah yang membuatnya nampak cantik dipandang, meskipun hanya 1 gram kurang lebih ya.

How taste this?

Chocolatos sendiri merupakan minuman coklat instan yang sudah dilengkapi dengan gula, jadi tanpa perlu diberikan gula, seduhan coklat panas dari Chocolatos sudah cukup manis. Namun ternyata ketika Chocolatos dan Indocafe ditubruk jadi satu, dengan perbandingan 10:1, manis coklat tidak terasa. After tastenya tetaplah pahit.

Namun ada yang unik, ketika seruputan awal itu taste coklat panasnya terasa, tapi gak lama langsung berubah, "inilah kopi"! Kira² begitulah narasi yang keluar setelah selesai menyeruput minuman tubruk ini.

Saya perlu eksperimen lagi, untuk takarannya yang sekiranya bisa menimbulkan rasa manis khas Chocolatosnya, kira² berapa gram yang harus saya tuang? Ya mungkin lain waktu saya akan mencobanya lagi dengan perbandingan berbeda.

Tapi untuk postingan kali ini saya mau berbagi itu saja untuk kalian sobat gaksukalapar.id. Minuman 'kopi coklat' yang saya buat ini bisa jadi gambaran kehidupan saat ini yang lebih banyak pahit daripada manisnya, tapi yang paling mudah adalah menikmatinya 

Sampai jumpa dieksperimen lainnya, ya nyoba² iseng buat minuman seduhan untuk menemani malam sambil ngeblog. Happy cooking and brewing untuk semua sobat gaksukalapar.id. -cpr-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ini tempat untuk berinteraksi, ketika ada ide yang lain atau sumbang saran, di sini tempatnya. Salam kenal sebelumnya :)

Adbox