- makan untuk hidup, tapi hidup bukan untuk makan saja -

Petai, Si Hijau yang Mem'bau'kan

Petai, itulah nama sebuah jenis sayur dari jenis polong-polongan yang berwarna hijau, dimana ketika disantap ya enak² saja, agak sedikit pahit tapi masih bisa dimaklumi. Efeknya berasa adalah bau kurang sedap setelahnya, mulut jadi berbau dan kemudian kencing dan pup akan berbau tajam.

Itu kenapa gak semua orang suka sama sayur satu ini. Ada sayur lain yang punya karakter hampir sama, dia bernama jengkol. Orang Betawi sering membuatnya dijadikan semur. Tapi di Jawa Timur jengkol agak asing bagi masyarakat di sini.

Kebetulan bulan September - Oktober petai lagi musim panen. Jadi tidak heran jika di pasar tradisional banyak ditemukan penjual yang menjajakan petai ini. Bahkan di pinggir jalan, rumah tangga yang punya pohon petai akhirnya ikut memanen petai dan menjualnya di depan rumah.

Ilustrasi, petai yang hijau, merona. Gambar diambil dari Google.

Sekedar informasi, harga petai bisa sangat mahal jika tak lagi panen, serumpun petai bisa dijual dengan harga Rp 50.000,- hmm, mahal sekali bukan. Jika sedang panen serumpun bisa dijual dengan harga dibawah Rp 10.000,- jika kamu menemukan tempat yang tepat.

Mari kita cari tahu soal petai ini ya, mimin akan gali informasi dari berbagai sumber terkait hal ini.

Petai atau pete merupakan tumbuhan tropis, di Indonesia bagian barat tumbuhan atau pohon petai banyak tersebar tumbuh di hutan² rakyat, pekarangan² rumah yang masih asri alami pedesaan.

Pohon petai yang sudah tua atau tumbuh tahunan bisa mencapai tinggi 20 meter, dengan sedikit cabang pada pohonnya. 

Buahnya memanjang, mirip buah polong. Dari satu bongkol dapat ditemukan sampai belasan buah. Dalam satu buah terdapat hingga 20 biji, yang berwarna hijau ketika muda dan terbalut oleh selaput agak tebal berwarna coklat terang. Buah petai akan mengering jika masak dan melepaskan biji-bijinya.

Ada dua jenis petai yaitu petai gajah dan petai kacang. Petai gajah dalam satu buah sepanjang 25-30 cm terdapat 15-18 biji petai. Sedangkan petai kacang dalam satu buah sepanjang 20 cm terdapat 10-12 biji buah.

Habitat pohon petai, seperti yang sudah disinggung sedikit di atas tadi, pohon petai sering dijumpai di hutan² rakyat atau pekarangan rumah pedesaan. Tapi daerah yang seperti apa? Jadi petai ini efektif tumbuh pada dataran rendah hingga pegunungan dengan tinggi 1500 meter dari permukaan laut. Dengan karakter tanah halus, ber-pH 5,5 - 6,5 dengan iklim basah hingga agak basah. Pohon petai membutuhkan asupan sinar matahari yang cukup dalam pertumbuhannya.

Pohon petai baru mulai berproduksi saat umurnya mencapai 4 tahun, dimana masa panennya adalah 3-4 bulan setelah proses penyerbukan terjadi. Satu pohon petai mampu menghasilkan 4000-5000 biji petai per tahunnya.


Nah seperti yang disebut dijudul, bahwa si hijau ini cukup mem'bau'kan setelah proses konsumsinya. Itu disebabkan karena kandungan asam amino yang mengandung unsur sulfur dimana dari proses itu akan menghasilkan gas H2S atau hidrogen sulfida, dimana gas ini cukup berbau.

Namun ada cara untuk meminimalisir bau ini, yaitu dengan mengunyah beras, memamakan bubuk kopi dan mengkonsumsi mentimun.

Adakah manfaat petai ini untuk kesehatan?

Kandungan nutrisi dari petai ini adalah 90-150 kalori , selain itu dalam petai itu mengandung protein, karbohidrat, serat, lemak, berbagai jenis mineral (kalsium, mangan, kalium, zat besi, fosfor, zinc, magnesium, tembaga), berbagai jenis vitamin (vitamin C, B1 dan vitamin E).

Kita semua tahu manfaat dari kandungan mineral² tersebut bagi tubuh. Jadi tentunya bahan makanan ini cukup membantu menjadi sumber asupan vitamin dan mineral baik tersebut.

Tidak hanya itu saja, petai juga mengandung senyawa antioksidan seperti polifenol, flavonoid, tanin dan superoxide dismutase (SOD).

Petai juga sangat baik dikonsumsi bagi yang mengalami masalah kekurangan sel darah merah, yang menyebabkan tubuh jadi mudah lelah, sakit kepala, mual dan sebagainya. Karena petai mengandung zat besi yang cukup, tentunya ini mampu membantu dalam mengatasi anemia tadi.

Petai punya kandungan serat yang cukup baik, sehingga membuat petai mudah dicerna lambung, masalah sembelit bisa teratasi dengan mengkonsumsi petai. Hmm, soal aroma dari sampah pencernaan yang habis makan petai pun aromanya khas.

Ada pula penelitian yang mempublikasikan bahwa petai ini membantu meningkatkan daya ingat anak. Penelitian ini dilakukan di Inggris, tepatnya di Twickhenham, London. Dimana penelitian ini dilakukan pada 200 anak yang mengkonsumsi petai tiga kali sehari. Lalu kemudian, sewaktu ujian, anak² yang mengkonsumsi petai mampu mengerjakan soal dengan baik.

Petai juga dipercaya mampu mengurangi depresi, stres, cocok juga dikonsimsi oleh wanita yang sedang mengalami menstruasi.

Selain yang sudah disebutkan di atas, berikut ini beberapa manfaat dari mengkonsumsi petai, sbb.:
# Mengatasi diabetes dan mengontrol kadar gula darah.
# Mengurangi kolesterol.
# Mencegah penyakit jantung dan stroke.
# Meningkatkan kinerja sistem saraf.
# Menghilangkan rasa gatal akibat gigitan nyamuk.
# Membantu mengobat demam.
# Baik untuk kesehatan mata.

Kira² begitulah manfaat petai yang berhasil mimin himpun dari berbagai sumber yang mimin temukan dari Google. Semoga informasi ini bermanfaat, sekalian menambah wawasan seputar bahan makanan. SSDK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ini tempat untuk berinteraksi, ketika ada ide yang lain atau sumbang saran, di sini tempatnya. Salam kenal sebelumnya :)

Adbox