- makan untuk hidup, tapi hidup bukan untuk makan saja -

Krengsengan Daging by Me Batch #1

Setelah berhasil dengan tongseng kambing pada postingan lalu, kali ini saya akan coba buat menu lainnya dengan bahan² yang ada sisa belanja kemarin. Kebetulan saya dapat daging susulan sekresek kecil, jadi mau saya coba buat menu satu ini.

Masak apa kita?

Krengsengan Daging by @cocoper6 Batch #1



Menu yang mau saya buat ini resepnya saya cari dari Google, dari Cookpad. Ada beberapa resep untuk krengsengan tapi selalu ada tambahan petis udang dan saya gak punya itu.

Alhasil saya menemukan resep yang tanpa menggunakan bahan itu, sehingga saya mencoba untuk membuatnya.

Secara umum bahan² nya koq seperti mirip dengan tongseng yang saya buat kemarin. Lalu, sebenarnya apa sih beda kresengan dan tongseng?


Bahan² yang dibutuhkan untuk menu masakan kali ini adalah sbb.:

Bumbu halus yang akan saya blender halus:
- siung bawang putih *secukupnya saya pakai 5 butir ukuran sedang
- siung bawang merah *secukupnya saya pakai 8 butir ukuran sedang
- jahe satu ruas kecil
- kunyit satu ruas kecil
- cabe merah *tidak pakai karena kehabisan
- cabe rawit *saya pakai 2 pcs, gak begitu suka pedas
- kemiri *saya pakai 1,5 pcs
- sdt merica butir
- sdt garam *kira-kira
- sdt gula *kira-kira

- bungkus kecil kecap bango *tidak semua dipakai, masih sisa sedikit
- daun salam *saya pakai 1,5 daun
- daun jeruk *saya pakai 2 lembar
- kaldu jamur secukupnya
- tomat sebutir


Bahan utamanya tentunya ya daging, saya tidak tahu ini daging kambing atau sapi, yang jelas daging. Porsi kali ini saya pakai kira² entah berapa gram, yang jelas kira² untuk porsi berdua makan.


Lalu bagaimana proses memasaknya? Mari disimak di bawah ini. Yups, ini adalah memasak ala @cocoper6, awam yang baru terjun ke dapur, belajar masak-memasak, berlatih siapa tahu kelak sebagai laki² menyendiri atau suami, harus bisa jadi pemain cadangan di rumah tangga.

#1 Bersihkan daging lalu kemudian potong kecil² seukuran yang mudah dimakan. Ini mensiasati apabila nanti hasil akhir masak si daging kurang empuk, kalau potongan kecil mengunyahnya akan lebih mudah daripada potonhan besar.

#2 Untuk meyakinkan hilangkan amis, saya marinasi daging dengan garam dan merica, lalu didiamkan beberapa menit sembari kita mempersiapkan bumbu halus dll.

#3 Bahan-bahan bumbu halus tersebut masukan ke blender untuk kemudian dihaluskan. Supaya cepat saya gunakan blender.



#4 Siapkan wajan untuk mulai menumis dan memasak krengsengan ini. Panaskan minyak untuk menumis bumbu halus yang sudah selesai diblender tadi. Tumis bumbu halus hingga wangi, lalu masukan daun salam dan daun jeruk, tumis² hingga wangi.



#5 Setelah itu mulai masukan daging ke atas tumisan tadi dan aduk hingga rata. Tunggu sejenak sampai kira² daging berubah warna, tambahkan air kira² dua gelas limau (baca: dua gelas minum biasa).



#6 Kemudian aduk hingga rata dan masak dengan api sedang saja. Masak hingga air mendidih.



#7 Setelah itu mulai masukan kecap, garam, merica dan kaldu jamur. Aduk hingga rata lalu diamkan hingga air menyusut, sampai kuahnya mengental.

#8 Koreksi rasa apabila ada kurang² gurih atau kurang² apa bisa ditambahkan. Kalau saya tadi sih untungnya ya sudah pas, jadi gak ada yang perlu ditambah. Oh ya saya nambahkan merica saja, supaya ada pedas². Karena saya lebih suka pedas merica daripada pedas cabai. Terakhir sebelum diangkat, masukan potongan tomat lalu aduk hingga rata, panaskan sejenak lalu angkat dan tiriskan.


Hasilnya sepertinyang bisa dilihat di bawah ini. Krengsengan itu punya kuah kental berwarna coklat kemerahan, cenderung manis dan kental kuahnya. Saya sisakan kuahnya lebih untuk membantu dorong nasi sih. Kembali itu ke selera.



How to taste?

Rasanya ya enak, bumbunya lumayan meresap. Hanya mungkin saya masak agak kurang lama, dagingnya sih relatif empuk, lebih empuk ini daripada tongseng yang saya biasa beli. Yaps, jujur saja tongseng yang saya biasa beli di pasar itu 'keras'. Saya selalu gunakan patokan itu untuk merasakan daging empuk atau tidak, maklum kalau keras itu ngunyahnya sulit, capek sendiri rahang mengunyah.

Saya bisa katakan batch #1 ini sukseslah, pas tidak ada komplen atau rasa aneh. Saya cukup senang batch #1 berjalan sukses dengan hasil bisa diterima.

Nasi dua porsi langsung saya habiskan. Ya karena memang sebenarnya menu yang saya buat ini bisa dimakan untuk dua orang. Berhubung saya di rumah sendirian, jadi ya dua porsi itu saya habiskan sendiri.


Ya begitulah catatan dan cerita saya dalam membuat krengsengan daging, ya ini masakan krengsengan pertama yang saya buat dengan tangan sendiri, berbekal resep dari Cookpad. Memang tidak sama percis bahannya, karena memanfaatkan bahan yang ada, dan saya gak gunakan petis udang. Tapi toh rasanya mirip³ dengan krengsengan yang biasa saya beli di warung makan.

Sekian dulu catatan sharing masak-memasak saya kali ini, ya nambah² post di gaksukalapar.id. Semoga juga membantu awam² lainnya yang mau mencoba belajar masak, bahwa bisa lho cowo yang gak tahu dapur terjun memasak dengan bermodalkan resep dari internet. Happy cooking. -cpr-

6 komentar:

  1. Emm pantesan..ada kecapnya lebih banyak yah..makanya warna gelap..jadi cenderung manis gitu yah...ok kalo begitu mas ..udh paham saya beda tongseng dan krengseng di postingan sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, awalnya soalnya bingung pas bikin krengsengan ini, makanya tak cari tahu dulu apa bedanya biar gak bingung pas masak krengsengan daging ini.

      Uenak ternyata ... :) Karya sendiri, first batch

      Hapus
  2. Wah, mumpung ada daging, mau dicoba nih. Masih muda bolehlah menghabis menu daging sendiri 2 porsi. Kami yang sudah tua mikir2 dulu. Takut kolesterol. Terima kasih telah berbagi. Mas $cocoper6

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener mba, emang kalau sudah usia lebih memang sudah harus ukur² apa yang dimakan.

      Sedikit³ saja yang penting bisa makan, daripada gak bisa sama sekali.

      Selalu sehat ya mba'e ... :)

      Hapus
  3. Setelah baca ini saya baru tau kalau ada istilah krengseng. Kalau dilihat-lihat, tongseng ada sayurnya seperti kol yang lumayan banyak tapi kuahnya encer. Kalau krengseng ini lebih ke pedas dengan kuah kental (hasil pengamatan ditulisan ini). Begitu bukan?

    BalasHapus

Ini tempat untuk berinteraksi, ketika ada ide yang lain atau sumbang saran, di sini tempatnya. Salam kenal sebelumnya :)

Adbox