- makan untuk hidup, tapi hidup bukan untuk makan saja -

Sunday Menu: Nasi Lengko Khas Cirebon ala @cocoper6

Hari Minggu lagi, waktunya untuk bersantai di rumah, home sweet home. Setelah Sabtu kemarin ditemani masalah pompa dan pipa air bermasalah lagi, air mati lagi, case ke-3 🥺, always menyusahkan. Minggu ini saya mau santai aja di rumah.

Bangun pagi telatnya bukan main, jam /11 baru bangun sodara-sodara 🤤.

Langsung bingung dong, masak apa ya hari ini. Tiba² langsung kepikiran, gimana kalau buat nasi lengko aja, secara ini makanan khas Cirebon yang paling simpel buatnya dan gak banyak naker² ini itu, tanpa bumbu² racik ini itu.

Langsung dong menjelang siang saya pergi ke pasar mencari bahan² nya, bahan utamanya semua tidak ada di kulkas, jadi mau gak mau ya harus beli.

Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain:
¥ Tahu
¥ Tempe
¥ Sambel kacang 🥜
¥ Kecap
¥ Daun bawang *ini salah beli, harusnya seledri 😅, gara² lupa apa ya bahannya. Tapi ada juga koq yang pake daun bawang atau kucai.
¥ Timun

Ya itu saja deh kira² bahan yang perlu disiapkan. Simpel kan, lebih simpel lagi kalau semua bahan kebeli dan gak kelupaan.

Cara mengolahnya:
1. Potong dulu itu tempe dan tahunya, potong dadu, lalu kemudian goreng.

2. Sambel atau bumbu kacangnya itu dicairkan dengan air panas, supaya jadi saus kacang gitu.

3. Daun bawang yang harusnya seledri ini dipotong rajang untuk taburan dan topingnya.


4. Penyajiannya ya simpel sih ya, nasi putih, tempe dan tahunya ditabur di atas nasi 🍚, lalu kemudian disiram sama saus atau sambel kacang tadi, seharusnya kalau tadi gak lupa togenya ikut juga ditabur di atasnya. Kemudian finishing ya diberikan kecap manis, ditabur seledri dan bawang goreng deh. Oh iya lupa, timunnya itu dirajang kecil² ya.

5. Siap disantap deh.

Berhubung bahan² kelupaan, maka hasilnya seperti sobat gaksukalapar.id lihat di bawah ini deh.


Nanti mungkin dilain waktu saya buat yang bener ya deh, yang lengkapnya. Btw, menu seporsi nasi lengko ini kalau standar ala warung pinggir jalan harganya Rp 8.000,- sampai Rp 10.000,-.

Yang harga medium ada lagi tuh yang dikisaran Rp 13.000,- sampai Rp 18.000,-. Malah ada yang lebih mahal lagi, ini biasa ada tambahannya.

Di Kota Cirebon itu yang harganya agak high itu di Jalan Bahagia ada tuh warung jual nasi lengko, lalu sama dekat kantor Telkom itu juga ada yang jual nasi lengko cukup terkenal, ada yang di pinggir jalannya dan ada yang lebih murah sedikit itu yang di gang.

Saya share ini channel YouTube yang kebetulan bahas salah¹ warung nasi lengko khas Cirebon. Harga di sini adalah harga empat tahun lalu ketika vlog ini dirilis.


Ya begitulah kira² menu makan dihari Minggu ini, hari mager buat saya dan penghuni rumah. Segitu saja sharing nya untuk gaksukalapar.id hari ini, sampai jumpa dipostingan lainnya lagi. -cpr-

6 komentar:

  1. Waktu main ke Cirebon November yg lewat ga sempet nyicipin nasi lengko .cuman makan empal gentong mang Darma itu,ternyata simpel ya bahan"nya..lain kali nyoba ah .bahan"ga ribet,murah juga👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya buat orang Cirebon, menu sederhana ini enak³ saja, tapi buat orang luar Cirebon pasti aneh.

      Ini juga berlaku untuk makanan yang bernama Docang, itu juga buat orang luar Cirebon pasti aneh.

      Monggo dicoba, sederhana sekali, kekuatannya itu dikecap, kecap dan juga bumbu kacangnya, itu yang bikin rasanya beda bikin sendiri dan beli di warung yang sudah khas atau terkenal di Cirebon, apalagi makan ditambahi sate kambing.

      Jaman sekolah ini jadi menu makan siang atau sarapan, enak. Saingannya ya nasi kuning, nasi uduk

      Hapus
  2. Waduh, saya malaah baru tau kalo ada makanan nasi lengko.

    Saya sih ada temen kerja dari cirebon, tapi sama sekali dia tidak menceritakan tentang nasi ini.

    Kalo dilihat dari tampilannya cukup rame ya dengan segala macam tambahan diatas nasi. Yang saya kira awalnya nasi bertoping.

    Sama saja ya, hari minggu hari mager, dan paling pas buat leyeh leyeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama ada lagi nasi jamblang, itu juga khas Cirebon.

      Uniknya nasi ini kalau dijual di daerah lain itu kaya gak dapat feel-nya, harus makannya di Cirebon deh. Beneran, dan coba buka di tempat lain paling gak tahan lama, karena selera orang² di lain daerah itu berbeda

      Lain dengan nasi padang yang dimana-mana orang bisa masuk dilidahnya.

      Hapus
    2. Iya si .kadang bumbu pecelnya yg kita buat sendiri beda gak seperti aslinya ,biasanya beli yg udh jadi

      Hapus
    3. Mungkin disitu rahasianya ya x

      Hapus

Ini tempat untuk berinteraksi, ketika ada ide yang lain atau sumbang saran, di sini tempatnya. Salam kenal sebelumnya :)

Adbox